Senin, 25 Januari 2010

Situs Peninggalan Spanyol di Tidore Terancam Abrasi

Situs tempat pendaratan kapal Angkatan Laut Spanyol tahun 1521 di pantai Kelurahan Rum, Kota Tidore, Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut), kini terancam abrasi.

"Situs tersebut memiliki nilai sejarah, tapi keberadaannya sudah terancam abrasi. Pemkot Tikep harus menyelamatkan keberadaan situs itu," kata seorang pemerhati sejarah di Malut, Muhammad Malik, di Ternate, Kamis.


Di situs tempat pendaratan kapal Angkatan Laut Spanyol tersebut telah dibangun tugu oleh Kedutaan Besar Spanyol untuk Indonesia tahun 1993, tapi keberadaan tugu itu kian terancam oleh abrasi.

Menurut Muhammad Malik, kapal Angkatan Laut Spanyol Trinidad dan Victoria yang dipimpin Kapten Juan Sebastian Elcano dalam ekspedisi mengelilingi dunia tahun 1521 singgah di Tidore. Saat itu Tidore dijajah Spanyol.

Kapal Trinidad dan VIntoria tersebut berlabuh selama satu bulan di Pantai Rum, tempat itu sekarang telah dijadikan situs peninggalan Spanyol dan setiap wisatawan Spanyol yang berkunjung ke Tidore selalu mendatangi situs itu.

"Situs sejarah tersebut selain sangat bermanfaat untuk kepentingan ilmu pengetahuan juga dapat menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Tidore, jadi pemkot setempat melestarikan keberadaanya," kata Muhammad Malik.

Peninggalan lainnya Spanyol di Tidore adalah benteng Tjsobe, yang dibangun Spanyol pada abad ke-15 untuk menghadapi kemungkinan serangan dari Portugis yang saat itu menguasai Ternate. Benteng ini juga kurang mendapat perawatan dari Pemkot setempat.

Dari Pemkot Tikep diperoleh keterangan bahwa Walikota Tikep, Ahmad Mahifa telah meninjau situs peninggalan Portugis tersebut dan telah pula menginstruksikan kepada Dinas PU setempat membangun tanggul penahan abrasi di pantai sekitar situs itu.

Pemkot Tikep juga akan segera menyurat ke Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta untuk memberitahukan bahwa Pemkot Tikep akan memperbaiki situs tersebut. Pemkot Tikep perlu menyampaikan hal itu karena yang membangun tugu di situs tersebut ada Kedutaan besar Spanyol.

Di Malut banyak peninggalan sejarah yang juga tidak terawat dengan baik. Bangkai alat perang peninggalan Sekutu di Pulau Morotai saat Perang Dunia II misalnya kini banyak yang tidak terawat bahkan tidak sedikit yang telah hilang diambil oknum tak bertanggung jawab. (Sumber ANT)


Sumber :
http://oase.kompas.com/read/2009/08/21/06265734/Situs.Peninggalan.Spanyol.di.Tidore.Terancam.Abrasi
21 Agustus 2009

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar